Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air. Dalam larutan air, vitamin C mudah dioksidasi, terutama apabila dipanaskan. Oksidasi dipercepat apabila ada tembaga atau dalam suasana alkalis. Vitamin ini tersebar diseluruh tubuh dalam jaringan ikat, rangka matriks dan lain-lain. Vitamin C berperan dalam hidroksilasi prolin dan lisin menjadi hidroksiprolin dan hidroksilin yang merupakan bahan pembentukan kolagen tersebut. Vitamin C juga berperan menghambat reaksi-reaksi oksidasi dalam tubuh yang berlebihan dengan bertindak sebagai inhibitor. (Dasar-dasar Biokimia, hal 411)
Pertama-tama sampel diambil dan dihitung berat setaranya, kemudian sampel (vicee 500) ditimbang sesuai perhitungan, yaitu sebanyak 25 mg. Sampel digerus untuk mempercepat kelarutan dalam air, namun jika tanpa penggerusan pun vitamin C mudah larut dalam air karena vitamin C merupakan vitamin larut air, Tetapi jika terdapat bagian ataupun partikel yang tidak larut, ini merupakan zat tambahan dari vitamin C yang dapat berupa zat penyalut tablet, zat pengawet, zat pewarna dll. Kemudian sampel di ad kan hingga 100ml dengan menggunakan aquadest. Tujuannya ialah untuk mendapatkan sampel yang berbentuk larutan, karena sampel tersebut kemudian akan dititrasi. Pelarut yang digunakan ialah aquadest, karena vitamin C merupakan vitamin yang mudah larut dalam air, sehingg digunakan aquadest untuk melarutkannya.
Langkah selanjutnya, kemudian ditambahkan amilum ke dalam larutan. Fungsinya ialah sebagi indikator untuk mengetahui titik akhir titrasi yang ditandai dengan perubahan warna. Setelah itu dititrasi dengan menggunakan 0,01N larutan I2 (iodium). Tujuannya ialah untuk mereduksi vitamin C (asam askorbat) menjadi asam dehidroaskorbat.
Vitamin C ini merupakan reduktor kuat, Bentuk terkondensasinya adalah asam dehidroaskorbat. Dengan demikian vitamin C juga berperan dalam tubuh yang berlebihan, dengan bertindak sebagi inhibitor. Pada percobaan ini persen kadar vitamin C yang diperoleh ialah 88,06 %. Hal ini menunjukkan bahwa kadar vitamin C dalam sediaan sampel (vicee 500) hampir 100 %.